6

6 Alasan Masuk Akal Kenapa Blog Saya Memakai Dotcom

blog dotcom-png

Tuturahmad.com – Saya mulai serius ngeblog tahun 2015, waktu itu blog saya masih menggunakan Platform gratisan, yaitu blogspot.com. Tujuan saya ngeblog awalnya hanya mengasah kemampuan menulis saja. Saya biasa menulis apa saja, dari film, buku, opini politik, keagamaan, dan lain sebagainya.

Seiring bertambahnya tulisan, ditambah pergaulan di dunia maya yang semakin luas, banyak teman sesama blogger menyarankan saya meng-upgrade blog saya ke TLD (Top Level Domain), semisal Dotcom atau Dotnet.

“Tulisan antum bagus-bagus, sayang kalau masih di blog gratisan.”

Itu salah satu pernyataan seorang teman mengomentari blog saya. Tapi saya bergeming, memilih untuk tetap setia dengan platform gratisan.

“Kalau ada yang gratis, ngapain juga mesti repot ganti ke yang berbayar”, pikir saya waktu itu. Masuk akal kan?

Pandangan saya kemudian mulai goyah saat ada teman yang menawarkan job review kepada saya, tapi batal karena persyaratannya adalah blognya harus dotcom. Ffffuuhhh…. Kejadian itu terjadi berulang-ulang dari teman yang berbeda, yang mencari para blogger untuk diserahi job review atau placement post. Belum lagi teman-teman saya memiliki blog yang semuanya sudah berplatform Dotcom.

Apa itu Top Level Domain (TLD)?

Akhirnya saya coba pelajari apa itu Top Level Domain  (TLD) dan seberapa penting sih itu buat blog atau situs kita.

Top Level Domain (TLD) adalah kata yang ada di belakang domain yang kita pilih, letaknya berada dibelakang sebuah domain. Domain sendiri artinya sebuah nama unik sebagai identitas dari server yang digunakan sebagai ganti dari deretan angka IP address. Begitulah kira-kira.

Contoh dari kata TLD adalah .com, . net, .org, .edu, dan lain-lain. Lihat saja nama blog ini, tuturahmad.com, nah kata .com itulah TLD-nya.

infographik dotcom untuk blog

(Statistik Global Pengguna dotcom [sumber])

Dari info graphis di atas kita bisa lihat bagaimana pengguna dotcom begitu mendominasi sebanyak 126.938.963 pengguna (79,13%), diikuti dotnet sebanyak 15.368.582 (9,58%). Ini membuktikan kalau domain dotcom banyak digunakan di seluruh dunia.

Kata-kata singkat TLD itu memiliki arti tersendiri sebagai identitas dari situs tersebut. Di bawah ini beberapa contoh TLD dan peruntukannya berdasarkan popularitas penggunaan.

infographik dotcom untuk blog

Dotcom Ternyata Sangat Penting

Akhirnya, pertengahan tahun 2016 ini saya memutuskan untuk meng-upgrade blog saya jadi dotom, dari yang gratisan ke yang berbayar.

Dari yang asalnya www.tuturahmad.blogspot.com menjadi www.tuturahmad.com. Horeee..prok..prok..prok!

Saya melihat ada 6 alasan yang masuk akal kenapa saya mesti mengubah blog dari yang gratisan ke Top Level Domain (TLD) dotcom.

1. Lebih Profesional

Dengan berubahnya blog atau situs kita dari gratisan ke TLD dotcom maka kesan yang didapat adalah lebih professional. Tanpa mengecilkan teman-teman blogger yang masih setia dengan yang gratisan, blog yang menggunakan TLD tampak lebih serius dan lebih terurus. Halah.

Tapi bener deh. Dari kesan profesional itu akan tumbuh rasa percaya dari pembaca terhadap konten yang kita sajikan. Sekarang gini deh, kalau Anda melihat berita di wall Facebook yang datang dari sebuah situs atau blog, Anda lebih percaya mana; berita dari blog gratisan atau berita dari blog yang TLD?

Sebuah blog atau situs yang TLD dotcom secara tidak sadar menumbuhkan kepercayaan pengunjung akan validitas konten yang disajikan dibanding blog atau situs berplatform gratisan.

2. Lebih Percaya Diri

Ini mungkin alasan klise. Ketika kita tergabung dalam sebuah komunitas kadang apa yang kita punya jadi bahan penilaian dari orang lain. Pun begitu dalam dunia blogger, akan lebih membuat percaya diri kalau kita memperkenalkan blog kita dengan embel-embel TLD. Misalkan dotcom atau dotnet.

Saya merasa lebih percaya diri memperkenalkan blog saya ketika sudah TLD dotcom ketimbang masih berplatform gratisan.

3. Lebih Mudah Diingat

Bergantinya domain dari yang gratisan ke yang berbayar membuat nama blog jadi lebih pendek dan mudah diingat. Contoh blog ini, asalnya tuturahmad.blogspot.com, setelah di-upgrade ke dotcom jadi tuturahmad.com.

Hal ini memungkinkan orang lain mudah untuk mengingat blog kita. Ketika nama blog kita mudah diingat orang maka peluang untuk dikunjungi akan terbuka lebar.

4. Lebih SEO Friendly

Saya bukan pakar SEO, jadi untuk hal ini saya tidak bisa berpanjang lebar menerangkannya. Tapi memang ketika kita beralih dari blog gratisan ke yang berbayar atau dotcom maka keterkenalan blog kita di mesin pencari relative meningkat.

Kenapa?

Ketika kita masih berplatform gratisan semisal blogspot.com atau wordpress.com maka kita sedang menggunakan subdomain yang disediakan, tapi kalau sudah dotcom maka kita sudah menggunakan domain sendiri, milik sendiri.

Blog dengan domain sendiri akan sangat SEO friendly dan meningkatkan trafik, karena konten kita di mata SERP akan lebih baik dari sebelumnya.

5. Tuntutan Pekerjaan

Alasan lain kenapa saya beralih ke dotcom adalah karena tuntutan pekerjaan. Ada beberapa rekanan kerja, sebut saja pemberi order, yang mengharuskan blog saya dotcom. Yo wes, saya up grade deh blog saya jadi dotcom.

Untuk teman-teman yang masih ragu untuk pindah ke dotcom, saya hanya mau bilang; kalian tidak akan rugi! Memang awalnya berbayar, tapi tidak besar, bayar setahun sekali, dan itu akan tergantikan dengan order-order yang bisa kamu dapatkan. Ordernya apa saja? Bisa dari job review produk, acara, atau placement post, dll.

Untuk bisa tembus Google Adsense pun akan lebih berpeluang ketika blog anda sudah dotcom. So, masihkan ragu untuk beralih ke dotcom?

6. Tuntutan Bisnis

Selain mencoba serius sebagai seorang blogger, saya juga mencoba menekuni bisnis online. Adapun bisnis yang saya bidik adalah jualan produk online.

Saya sadar, di era digital seperti sekarang ini yang namanya jualan ga mesti keliling kampung ke sana kemari menjajakan dagangan. Sesuai namanya jualan online, maka saya cukup memasarkannya via internet.

Jual beli tanpa tatap muka antara penjual dan pembeli membutuhkan kepercayaan tingkat tinggi. Para pembeli di media online sekarang makin pintar dan kritis. Kepercayaan merupakan modal terbesar sekaligus kunci kesuksesan dalam pasar digital sekarang ini.

Lihatlah info graphis di bawah ini.

infographik blog dotcom

Menurut  survey Verisign thn 2013, 91 % konsumen mencari barang dan jasa secara online. Sebagaimana yang kita ketahui sekarang hampir semua warga Indonesia sudah melek internet. Hal ini tak lepas dari mudahnya akses internet via hape atau android.Orang-orang sekarang bisa mencari barang kebutuhan lewat internet.

Penelitian BCG tahun 2012 menyatakan bisnis yang berinteraksi dengan konsumen tumbuh 40% lebih cepat. Ini bisa dimaklumi, logika sederhananya kalau kita belanja ke sebuah warung dimana pemiliknya ramah, enak diajak ngobrol, bisa diajak nego harga, tentunya kita akan dibuat betah dan malah jadi langganan.

56% konsumen tidak percaya pada bisnis yang tidak memiliki situs web. Konsumen akan mencari informasi di internet sebelum datang secara langsung ke tokonya.

Memiliki web, situs atau blog dengan domain sendiri sangat perlu untuk kita yang mencoba terjun di dunia bisnis online.

Bangunlah eksistensi online untuk bisnis kita, meskipun jualan kita offline.

Saatnya Beralih Ke Dotcom dan Berdayakan Blogmu  

Melihat betapa pentingnya dotcom dalam dunia blogging dan bisnis maka saya sarankan buat teman-teman yang masih betah gratisan, ayolah kita beralih ke dotcom atau dotnet.

Gimana caranya?

Carilah penyedia layanan domain dan hosting yang tepercaya. Salah satunya yang saya rekomendasikan adalah DotComForMe. DotComForMe adalah sebuah kampanye .com yang dikelola TRAM Digital (PT. Talenta Raya Mediatama) sejak Januari 2015.

Melalui kampanye #DotComForBlogging, DotComForMe mengajak para netizen untuk menyadari pentingnya kepemilikan domain .com diera digital, baik untuk kepentingan pribadi, personal branding, maupun untuk kepentigan bisnis, seperti bisnis online.

Untuk mendukung kampanye ini, DotComForme menyediakan layanan pembelian domain di situs DotComForMe untuk mempermudah netizen memperolah domain yang diinginkan. DotComForMe menawarkan harga terbaik dengan sistem pembayaran yang mudah.

Bagi kamu yang mau beli domain di DotComForMe, caranya cukup mudah. Silahkan perhatikan 8 langkah daftar domain kamu di DotComForMe.

cara daftar domain blog

Nah, gimana sobat. Setelah membaca semua penuturan saya tentang betapa pentingnya kita memiliki domain sendiri, apakah masih bergeming dan setia dengan yang gratisan?

Menurut hemat saya, mending cepat beralih ke TLD, pilih dotcom atau dotnet, karena dua itulah yang popular digunakan. Saya jamin kalian ga akan rugi. Sumpah!

Saatnya berdayakan blogmu dengan #DotComForBlogging.

Tanda Tangan Ahmad

banner-01 dotcom png

6

6 Tren Desain Web Keren Yang Populer di Tahun 2016

tuturahmad.com– Keberhasilan desain sebuah blog atau web tergantung pada 4 hal; tata letak situs, warna, font, dan gambar pendukung. Setidaknya itu hasil analisa yang saya baca, dan jujur saya setuju akan hal itu. Meski sebuah pakem mengatakan Content is the king, tapi bukan berarti kita mengesampingkan desain. Desain sebuah situs harus menarik.

Kenapa?

Agar para pengunjung betah dan bisa berlama-lama dalam blog Anda, dan boleh jadi blog Anda akan di bookmark untuk dikunjungi kembali esok harinya. Trafik nambah deh!

Bagi kita yang blogger atau para peselancar dunia maya tentunya akan menyadari betapa tren dalam desain web berubah dengan cepat. Dan efeknya, untuk tetap menjaga eksistensi web kita dituntut untuk ikut dalam arus perubahan itu.

Keberhasilan sebuah website tergantung pada sejauh mana web itu bisa menyesuaikan diri dengan tren baru yang hadir.

Di tahun 2016 trennya apa saja?

Di sepanjang tahun 2016 ini setidaknya ada 6 desain populer yang membuat web tampak keren dan bikin betah pengunjung.

Pattern of Imagery Web Design

Gambar memainkan peran sangat penting dalam komunikasi digital. Gambar digunakan tidak hanya untuk menarik lebih banyak pengunjung tapi juga digunakan sebagai alat menggambarkan pesan.

Seperti desain Pattern of Imagery banyak mempergunakan foto-foto atau gambar dengan kualitas tinggi. Hal ini berpengaruh kepada pengunjung yang memang menyukai gambar dengan kualitas bagus.

Jadi, usahakan untuk tidak menggunakan gambar murahan atau kualitas jelek karena itu akan berpengaruh pada image website Anda.

Menambahkan gambar berkualitas tinggi pada website dapat menghasilkan rasa percaya dan meningkatkan keingintahuan pengunjung terhadap web kita. Percaya deh!

Pengen sih pakai foto kualitas bagus tapi belum bisa motonya, gimana dong?

Gak perlu khawatir. Ada kok beberapa situs yang menyediakan banyak foto dengan kualitas mumpuni, bisa didonlod, gratis pula.

Coba deh lihat di Raumrot, Picjumbo, Unsplash, Live pix, freepik, Pexels, dll. Situs-situs tersebut menyediakan aneka macam foto dengan kualitas baik dan gratis. Tinggal cari tema apa yang Anda cari di kotak search.

Contoh ajib untuk desain ini bisa dilihat pada grainandmortar.com

Video Background Website

Website sebagian besar berperan sebagai media untuk bercerita. Ini adalah cara yang efektif untuk mentransfer ide kepada pengunjung (orang lain).

Konten sebuah website selain dalam bentuk tulisan bisa juga berupa video. Website berisi video telah menjadi tren di tahun 2016 ini dan banyak menarik minat pengunjung. Dengan kualitas HD video, Anda bisa menghadirkan cerita, gagasan, atau apapun secara nyata kepada pengunjung. Pengunjung tidak perlu capek baca, cukup lihat dan dengarkan saja.

Salah satu kelemahan dari video website ini adalah di kecepatan loading.

Wajar sih, kita upload video HD ke web sebagai konten terus ditonton banyak orang maka tak heran kalau loadingnya agak-agak lelet.

Terlepas dari lamanya loading, video website telah menjadi tren dan banyak disukai pengunjung, dan kuncinya adalah keahlian Anda membuat video yang berkualitas baik.

Yang terbaik untuk contoh ini menurut saya adalah take-your-pulse.com dan dsnmfg.com

Personal Branding Website

Disadari atau tidak, keberadaan personal branding sangat dibutuhkan. Sebab, personal branding bukan untuk membuat seseorang terkenal, melainkan menjadikannya individu yang terpilih.  Personal Branding Website dibuat bertujuan untuk mewujudkan itu.

Personal branding sangat penting untuk membentuk hal-hal positif tentang Anda yang nantinya akan diingat banyak orang.

Personal Branding Website biasanya berisi hal-hal yang berkaitan dengan si person tersebut. Misalnya foto pribadi, wawancara, prestasi, sehingga berbagai kegiatan positif. Itu semua diupload guna membangun kredibilitas di mata publik.

Contoh web personal branding yang oke punya bisa dilihat di stefivanov.com

Mobile First Website

Untuk bisa mendatangkan banyak pengunjung sebuah website harus bisa diakses dari berbagai media. Ponsel salah satunya. Sekarang zamannya gadget, ponsel pintar. Orang yang hendak akses internet tidak lagi mesti buka PC, cukup dengan ponsel.

Sebuah website yang baik haruslah memiliki desain template yang mendukung penggunaan ponsel atau web mobile. Artinya, website tersebut memiliki desain versi seluler yang bisa dibuka di ponsel.

Ketika sebuah website tidak memiliki desain versi selulernya maka itu artinya telah kehilangan pengunjung pengguna ponsel. Sayang kan.

Ponsel Website Design dirancang memang untuk menyasar para pengunjung atau pembaca dari kalangan pengguna ponsel. Sebab mesti kita akui, akses ke internet via ponsel jauh lebih mudah dan simple daripada kita harus buka PC dulu.

Website seperti ini umumnya singkat, terfokus dengan desain yang memanfaatkan fitur seperti mobilitas, touchscreen, GPS, dll.

Web Grid Design

Web dengan desain ini tampak rapi dan elegan, menampilkan lebih banyak postingan dalam bentuk grid yang berjejer ke samping dan ke bawah.

Tata letak postingannya baik hingga enak dipandang pada layar berbagai ukuran. Postingan biasanya ditampilkan berdasarkan kategori yang dipilih.

Desain web seperti ini popular dan banyak dipilih oleh orang-orang yang menyukai desain simple, elegan dan responsive.

Contoh bagus web grid design bisa dilihat di lush.com

One-Page Web Design

Kalau biasanya sebuah desain web akan menampilkan postingan hanya paragraf pertama, jika ingin membaca lengkap maka pengunjung akan mengklik judulnya, kemudian pengunjung akan dibawa ke halaman artikel tersebut.

One Page Web Design menyajikan desain yang berbeda.

One Page Web Design  menghadirkan gaya bergulir ke bawah dalam bentuk satu halaman dalam menyajikan setiap postingan. Postingan yang disajikan pun utuh artinya tidak ada lagi tombol read more atau baca selengkapnya.

Desain seperti ini membuat pengunjung tidak perlu lagi mengklik judul artikel untuk membaca utuh, cukup scroll saja ke bawah maka pengunjung akan menemukan semua postingan blog secara lengkap.

Desain ini sangat cocok bagi pengguna ponsel, jadi enggak usah klik sana klik sini. Contoh bagus bisa dilihat di peeltheorange.com

Yap. Itulah 6 desain website keren di tahun 2016 yang bisa saya review. Kita tunggu di tahun depan, kira-kira tren desain websitenya kayak apa ya?

Tanda Tangan Ahmad

 

 

 

 

8

Tips Jitu Memilih Template Agar Blog Dicintai Google

template blog
Tuturahmad.com – Bagi saya, blog itu ibarat rumah di dunia maya. Tempat saya “rehat” dari segala macam aktifitas fisik di dunia nyata. Tempat “berbagi” apa yang saya rasa dan saya temukan via tulisan. Tempat saling berkunjung mengunjungi.
 
Layaknya rumah, blog juga mesti terlihat rapi, bersih, dan nyaman untuk para pengunjung, terlebih buat si mpunya rumah. Rumah yang asri dan pengunjungnya ramah pastinya enakeun untuk dikunjungi. Untuk urusan ini maka kita berbicara tentang template blog.
Template blog adalah sebuah desain halaman blog atau website beserta seluruh komponennya baik berupa file statis maupun dinamis yang berbentuk program yang berjalan sebagai aplikasi web. Sederhananya template blog itu adalah semacam kode tampilan sebuah blog.
 
Saya termasuk orang yang sangat suka bergonta-ganti template blog ( ga apa-apa, asal tidak gonta-ganti pasangan ya). Tiap nemu template yang bagus, responsive, SEO friendly apalagi gratis langsung ambil. Kemudian saya pasang di blog saya. Makanya, banyak teman-teman yang tidak berkunjung ke blog saya agak lama dia akan terheran-heran karena tampilannya sudah beda lagi. Hehehe
 
Tips Jitu Memilih Template
Meskipun sering gonta-ganti template tapi saya tidak sembarangan pasang template, jadi tidak asal nemu terus dipasang. Ada beberapa hal yang bisa saya jadikan alasan kenapa saya mesti mengganti template; jenuh dengan template yang lama, template sesuai tema blog, kecepatan dan SEO friendly, Moodbooster blogging.
 
Ada beberapa tips dalam memilih template blog yang biasa saya lakukan. Mungkin ini juga bisa berguna buat Sobat semua. Tepat memilih template blog akan sangat berpengaruh kepada blog kita. Blog akan semakin reponsive, mudah terindeks mesin pencari, menambah trafik dan kunjungan, dan terlihat lebih profesional.
 
1. Pilihlah template yang ringan
Apa rasanya kalau kita sedang main internetan terus blog atau situs yang kita buka itu lelet banget loadingnya? Ga mungkin happy kan? Pasti kesel dan kecewa. Untuk itu carilah template blog yang ringan sehingga pengunjung senang karena kuota internet mereka tidak terbuang percuma. Hehe
 
Untuk menguji ringan dan tidaknya template blog kita, Sobat semua bisa menggunakan Google Pagespeed Insigh dan GTMetrix. Ini adalah tool gratisan untuk menguji kecepatan template blog.
 
2. Pilihlah template yang SEO Friendly atau mendukung SEO
Naon maksudna eta? Apakah template yang penuh persahabatan? SEO kependekan dari Search Engine Optimization. Template SEO Friendly maksudnya  adalah template tersebut struktur kodenya sudah dibuat sedemikian rupa sehingga memiliki unsur-unsur yang disukai mesin pencari.
 
Untuk mengetahui apakah template yang kita pilih itu sudah SEO Friendly atau belum, Sobat bisa menggunakan chkme.com. Caranya tinggal masukan saja alamat URL blog kita ke kotak yang disediakan terus tekan tombol chek. 
ckhme-1
Data hasil analisis chkme.com
Nanti akan ada tampilan data hasil analisis chkme.com. Bukan hanya itu, chkme.com juga akan memberi nilai SEO untuk blog kita, range nilai 1-100. Terus lagi kode skrip nilai SEO-nya bisa kita pasang di blog. Kan bangga kalau nilai SEO blog kita gede mah.
ckhme 80
Nilai SEO untuk tuturahmad.com
3. Pilih template yang Responsive dan Mobile Friendly
Responsive artinya template yang kita gunakan harus bisa support ke berbagai devise yang digunakan oleh pengunjung. Template yang responsive tampilannya akan menyesuaikan sesuai layar media yang digunakan. Misalkan, kalau pengunjung buka blog kita via hape maka tampilan blog akan menyesuaikan dengan layar hape baik ukuran maupun komposisi blog. Coba aja buka di hape kalian deh.
 
responsinator-1
Tampilan hasil responsinator
Atau kalau pengen lebih jelas, bisa gunakan tool responsinator. Di responsinator kita bisa melihat tampilan blog tersayang kita dalam berbagai ukuran layar gadget. Sumpah! Caranya tinggal masukin saja alamat URL blog kamu, ingat alamat URL blog kamu! Jangan alamat rumah, takut nanti toolnya error. Masukin ke kolom yang ada di pojok kanan atas. Kemudian tekan GO.
 
Nah, scroll deh ke bawah. Kalian akan melihat tampilan blognya dalam berbagai ukuran gadget. Gadgetnya bermerk mahal pula. 
 
Sedangkan template mobile friendly artinya template tersebut harus bisa menjadikan blog begitu ringan ketika diakses melalui hape dan mampu menyesuaikan ukurannya sesuai ukuran layar hape. Hampir sama sih dengan template responsive, cuman template mobile friendly belum tentu responsive sedangkan template responsive bisa dipastikan mobile friendly. Ngertilah pastinya ya. Template yang responsive dan mobile friendly sangat dicintai Google, dan aku.
 
Untuk ngecek apakah blog kita sudah mobile friendly atau tidak cobalah menggunakan webmastertools. Masukan URL blog kita terus tekan ANALYZE.
webmaster-1
Ternyata mengagumkan 🙂
4. Pilih template yang memiliki tata letak baik
Layout tamplate yang baik untuk sebuah blog adalah wajib memiliki SKCK dari Polisi, header, post body, sidebar, favicon, dan footer. Itu yang intinya, kalau ada lebih dari itu semakin baik. Letak sidebar ada di sebelah kanan dan post body ada di sebelah kiri. Sebab konon katanya cara perayapan robot Google dimulai dari sebelah kiri di bagian post body kemudian ke sebelah kanan ke bagian widget atau sidebar.
 
Bukankan Hawa tercipta dari tulang rusuk sebelah kiri? Ah, sudahlah.
 
5. Pilih templat yang memiliki widget komplit
Ada banyak widget dalam template yang bisa membantu mengoptimasi blog kita biar lebih cetar membahana, setidaknya menurut saya. Author Box, Button Share:(Facebook, twitter, G+, LinkInd, Pinteres, dll), Recent Post, dan Search Box adalah widget yang sangat diperlukan dalam sebuah blog. Selain widget bawaan yang disediakan blogger tentunya.
 
Author Box dibutuhkan untuk “promosi” siapa kita, siapa yang nulis dan si mpunya blog ini. Ya, siapa tahu ada yang order tulisan atau titip iklan di blog kita, kan lumayan. Meski untuk widget ini memang bisa juga menggunakan profile/about me, tapi saya lebih suka author box.
 
Button share dibutuhkan untuk membagikan tulisan kita melalui media sosial. Jadi kalau kita nulis sesuatu yang dirasa berguna untuk nusa, bangsa, dan agama maka bagikanlah, supaya orang lain juga bisa merasakan manfaatnya. Terus pengunjung yang baca juga akan ikut membagikannnya. 
 
Tulisan ini saya rasa juga bagus, maka bagikanlah. Ya? Pliisss. Hehehe
 
Penutup
Oke gaiiiss. Cukup sekian yang bisa saya sampaikan. Mohon maaf atas segala kekurangan. Apapun yang tertulis hanyalah buah pikiran dan selera saya pribadi sebagai penulis. Ingat, jangan merasa terpaksa untuk mengikuti apa yang saya tulis. Kalau memang cocok dan dirasa bermanfaat maka harus ikhlas menjalankannya. Sekian.
Tanda2BTangan2BAhmad2Bmiring-4
28

5 Penyebab Postingan Sepi Komentar dan Tidak Layak Share

5 Penyebab Postingan Sepi Komentar dan Tidak Layak Share
5 Penyebab Postingan Sepi Komentar dan Tidak Layak Share
Tuturahmad.com – Suatu kebanggaan bagi seorang blogger jika tulisannya ada yang membaca, mengomentari bahkan membagikannya dengan yang lain. Ciri postingan yang baik adalah berisi informasi aktual, penting, berguna, unik, menarik, dan memenuhi nilai sebuah berita. Postingan seperti ini yang memancing orang untuk membaca, mengomentari dan membagikannya.
Lantas bagaimana kalau kita sudah panjang lebar menulis, sudah banyak bikin artikel tapi jangankan dibagikan, dikomentari juga tidak, atau jangan-jangan tidak dibaca pula. Tragis.
Setidaknya ada beberapa hal yang mungkin bisa jadi penyebab kenapa tidak ada yang mengomentari/menanggapi dan men-share postingan kita.Banyak blogger pemula bahkan yang sudah senior sekalipun yang merasa heran mengapa postingannya minim komentar dan tidak menjadi sesuatu yang layak dishare.
1. Postingan Tidak Unik dan Kurang berkualitas
Sebagian besar orang suka membaca artikelatau tulisan yang memberikan input pengetahuan atau informasi baru kepada pembaca. Dengan membaca postingan dari web mereka berharap menemukan apa yang mereka cari, minimal mereka menemukan sesuatu yang baru.
Perlu kita ketahui, ketika seseorang menemukan sesuatu yang unik dan baru maka kecenderungan orang adalah menshare apa yang mereka temukan itu ke orang yang mereka kenal. Dengan begitu dia mengharapkan akan ada kesamaan topik obrolan dan cara pandang dengan apa yang mereka temukan.
2. Kurang Memiliki Hubungan Pribadi
Berapa banyak teman-teman kita di media sosial? Dan apakah kita memiliki hubungan yang kuat dengan mereka?Seakrab apa kita dengan mereka?
Nah, hubungan pribadi yang kuat atau pertemanan yang kuat akan melahirkan kepercayan. Tidak terkecuali di dunia maya.
Kebayangkan, kalau kita posting sebuah artikel di blog terus kita share ke media sosial maka teman-teman kita yang banyak itu, yang akrab itu, dan yang percaya sama kita itu akan dengan suka hati men-share ulang postingan itu ke orang lain. Bisa jadi viral tulisan kita.
Mungkin kini saatnya kita luangkan waktu antara 30 menit – 1 jam untuk berinteraksi dengan follower. Mengunjungi blognya, berkomentar dengan berkualitas, dan ikut men-share tulisannya, menanyakan kabar via pesan singkat atau email.
3. Hanya Berbagi Link Tidak Berbagi Info
Ada kebiasaan blogger yang menurut saya keliru dalam membagikan postingannya. Entah ingin cepat, praktis atau apa, ketika mereka membagikan postingannya melalui media sosial, mereka hanya mencantumkan link artikelnya saja. Itupun dengan permalink yang terputus karena judulnya kepanjangan. Tidak ada pengantar yang menerangkan ini link apa.
Apakah orang yang kita kirimi link itu akan mengerti? Belum tentu.
Orang zaman sekarang ‘dipaksa’ sibuk dengan keadaan, dengan teknologi. Mereka seakan tiba-tiba tidak punya waktu untuk sekedar membuka link yang tidak jelas.
Jadi, alangkah baiknya ketika kita membagikan link postingan di media sosial diiringi dengan penjelasan singkat isi dari tulisan. Buat kalimat yang seolah-olah postingan ini adalah tulisan yang dia harus membacanya. Kemudian, akhiri dengan kalimat tanya yang membuat orang penasaran dan mau membuka linknya.
4. Tidak Memiliki Komunitas
Mending mana, berjualan sendirian di pinggir jalan atau berjualan di pasar?
Saya sih pilih berjualan di pasar. Kalaupun warung kita sepi tapi kita masih ada peluang limpahan pembeli dari warung tetangga sebelah. Kalau warung sebelah ramai, biasanya kerumunan pembeli akan melirik juga barang dagangan kita. Apa lagi kalau kita akrab dengan si pemilik warung yang ramai itu, maka bisa jadi si pemilik warung itu akan ikut merekomendasikan barang dagangan kita yang memang tidak ada di warungnya.
Seorang blogger kudu memiliki komunitas, grup, atau apalah namanya. Tempat saling berbagi link postingan, berkomentar, dan berdiskusi tentang blog.
Kalaupun blog kita sepi, minimal kita akan dapat kunjungan dan komentar dari teman sendiri sesama anggota grup blogger. Syukur-syukur postingan kita bagus, dan teman grup pada baik hati mau men-share ulang postingan kita.
5. Penuh Kata-kata Berat
Dulu, saya punya teman sekantor yang memiliki blog personal. Blognya sudah berumur lama, tulisannya sudah banyak. Tapi anehnya begitu anyep. Sepi. Dari tiap postingan yang saya baca tidak ada satupun komentar atau jejak share dari orang lain.
Karena kasihan, saya coba memberi komentar: “Luar biasa!” Saya sendiri tidak tahu apa maksud saya memberi komentar dengan kata “Luar biasa” itu. Luar biasa sepi mungkin, hehehe.
Beberapa bulan ke belakang  saya coba buka link blognya, ternyata blognya sudah dihapus.
Kalau saya ingat-ingat, memang blognya itu memiliki gaya bertutur yang baku, kadang berima, dan memiliki kata-kata berat. Banyak istilah luar negerinya gitu. Saya sendiri harus membaca ulang dan butuh waktu untuk bisa memahaminya.
Bisa dibayangkan, bagaimana saya akan membagikan ulang postingan itu jika saya sendiri tidak mengerti apa yang dia tulis. Tidak mengerti ini tulisan bagus atau tidak?
Nulis di blog itu tidak seperti nulis paper, journal atau skripsi, sob.
Menulislah dengan gaya yang lugas, ringkas, dan mudah dipahami. Gunakan bahasa yang sederhana. Pembaca menikmati tulisan bergaya percakapan, tanpa bertele-tele. Usahakan menulis dengan gaya berbicara kepada pembaca. Jangan buat bingung pembaca dengan jargon dan akronim atau istilah teknis lainnya.
O iya, perhatikan juga typographi dalam menulis. Usahakan diedit dulu sebelum dipublish. Konten sebagus apapun akan kurang nilainya jika banyak salah tulis.
Mungkin hanya ini yang bisa saya tulis dan share. Semoga tulisan sederhana ini bisa dimengerti dan bermanfaat buat yang nulis terlebih buat yang membaca.
Nah, apakah tulisan ini layak dikomentari dan di-share?
 
 
Tanda2BTangan2BAhmad2Bmiring
6

3 Syarat Menjadi Blogger Sukses

tuturahmad.com –  Meski sudah cukup lama menjadi seorang blogger, tapi jadi serius belajar menulis di blog itu baru sekitar dua tahunan. Entah sudah berapa puluh blog yang jadi korban dalam rentang waktu sekian tahun itu. Ada yang dihapus, ada pula yang dibiarkan terbengkalai jadi sampah dunia maya. Saat ini hanya ada tiga blog yang serius dikelola, salah satunya adalah blog yang sedang Sobat baca ini.
 
Rasa malas adalah penyakit teramat klasik yang kerap mengusik. Melahirkan berbagai alasan yang seakan masuk akal dalam membenarkan keengganan menulis. Padahal seorang blogger sejatinya harus memiliki banyak ide keatif dalam menulis. Toh, blog yang dibiarkan tidak akan terisi dengan sendirinya.
blogger sukses
 
Kadang merasa salut untuk blogger lain yang tetap istiqomah dalam “ketaatan”, tetap semangat menulis, melahirkan ide-ide kreatif yang bisa dibagi dengan orang lain.
 
Apalagi jika melihat para blogger senior yang sudah punya nama dan cukup kesohor di segala penjuru dunia maya. Mereka sudah menjadi blogger sukses, istilahnya mereka sudah menjadi seleblog, kalau tidak salah. Lihatlah, tulisannya bagus-bagus, malah selalu ditunggu oleh pembaca setianya. Blognya selalu hiruk pikuk dikunjungi banyak orang. Kehadirannya selalu ditunggu di tiap kesempatan. 
 
Koq Bisa?
Dari hasil blogwalking, pengamatan, dan juga obrolan bersama segelintir mereka, setidaknya saya bisa mengambil beberapa kesimpulan kenapa mereka bisa sukses sebagai blogger. Meski dari itu semua, secara general bolehlah saya sebut mereka sedang menikmati buah dari berproses.
 
Proses yang mereka lakukan untuk menjadi seorang blogger sukses tentu amatlah panjang. Ada dua hal yang kita butuhkan untuk bisa menyamai mereka dalam mengelola blog: konten berkualitas dan loyalitas pembaca. 
 
3 Syarat Menjadi Blogger Sukses
Kesimpulan saya adalah untuk bisa sukses menjadi seorang blogger setidaknya kita harus memiliki tiga syarat, yaitu.
 
Kesabaran. 
Menjadi orang yang sabar itu sangat susah, Jenderal! Takheran, Allah Swt, memberi pahala surga untuk orang-orang yang bersabar. Betul gak? 
 
Sebuah blog yang sukses tercipta dari rentang waktu dan usaha yang gigih dan takkenal menyerah. Sebuah proses yang hasilnya tidak akan muncul dengan cepat dalam semalam. Sangat penting untuk menyadari ini dari awal jika memang kita mau konsen di blog.
Intinya sebuah blog yang sukses adalah upaya “jangka panjang” dan yang namanya jangka panjang tentunya kesabaran adalah modal utama dalam menajalaninya. Ini adalah salah satu kualitas yang paling penting dari seorang blogger.
 
Kredibilitas
Nah ini dia, sebagian besar lalu lintas dari sebuah blog yang sukses dikarenakan konten yang unik, serta kredibilitasnya. Entah mesti menyebutnya apa ya? Konten yang membangun kredibilitas atau kredibilitas yang membangun konten?
 
Tapi saya lebih setuju konten yang membangun kredibilitas deh. Jika kita menulis konten blog yang unik, berkualitas, bermanfaat dan kemudian berdampak membawa kebaikan kepada pengunjung maka kredibilitas akan terbangun karenanya.
 
Ketika kredibilitas sudah terbangun maka pengunjung akan percaya pada setiap tulisan kita, jika sudah begini maka kita memiliki pembaca setia.
 
Konsistensi
Selain kesabaran hal lain yang terasa berat adalah konsistensi. Kredibilitas sudah ada nih, nulis konten berkualitas sudah jago, tapi kadang kita belum mampu konsisten dalam menjalaninya. Padahal ibarat membangun rumah, konsistensi adalah proses finishingnya. Konsistensi yang menjadikannya terbentuk, layak huni dan layak dikunjungi juga dipercaya.
 
Dengan konsistensi kita dapat mempertahankan aliran ide menulis agar mampu terus menerus memperbaharui blog. Konsistensi dalam jadwal memposting juga bisa menjadi ciri khas kita, nantinya orang dapat menjadwalkan kunjungan mereka sendiri sesuai jadwal postingan kita. Semakin sering kita menulis, semakin banyak orang akan mengunjungi, sehingga loyalitas mereka akan tumbuh semakin kuat.
 
Itulah kiranya syarat menjadi blogger sukses yang merupakan kesimpulan saya dari hasil blog walking, pengamatan, obrolan, dan wangsit terhadap mereka yang telah sukses menjadi blogger. 
 
Namanya juga pengamatan, boleh jadi berbeda sudut pandang tiap orang. Mungkin Sobat semua punya hal lain yang menjadi syarat suksesnya seorang blogger, jangan sungkan silahkan berbagi di sini.
 
Salam.