SEO

4 Cara Optimasi Gambar Untuk Meningkatkan SEO Blog

Optimasi2Bgambar2Bdi2Bblog2B1
Tuturahmad.com – Adanya gambar dalam postingan blog menurut saya adalah suatu keharusan, bukan sekedar rekomendasi dari Google semata. Gambar, sebagaimana kreasi visual lainnya ( infografis, video, dll) merupakan daya tarik dan nilai lebih sebuah blog. Pada dasarnya manusia adalah makhluk visual dan 90 persen informasi yang masuk ke otak datang dalam bentuk visual. 
 
Dengan adanya gambar, postingan akan terlihat semakin menarik, dan mampu memperjelas informasi yang disajikan.
 
Tidak hanya itu, keberadaan gambar dalam postingan ternyata mampu meningkatkan SEO blog. Gambar bisa dijadikan optimasi SEO ketika benar-benar dimanfaatkan oleh kita  dan tahu caranya. 
 
Sebagaimana kita ketahui Google, Bing, dan Yahoo sudah sejak lama menggunakan mesin penelusur pencarian gambar. Masalahnya adalah bahwa sebagian besar dari para blogger, terutama blogger pemula, tidak menyadari hal ini. Kita cenderung mengandalkan keyword, dan lain sebagainya untuk meningkatkan SEO dan abai dengan potensi gambar di blog.
 
So, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan SEO dengan mengoptimasi gambar dalam blog. Are you ready?
 
Memberi Nama Yang Benar
Apalah arti sebuah nama. Kata-kata siapa tuh? Bohong banget deh. Semua perlu nama, bahkan makhluk sekecil bakteri dan virus pun perlu dikasih nama. Pemberian nama yang benar pada gambar akan memberikan informasi kepada Google tentang apa yang kita tulis dan terbitkan. Di sinilah optimasi gambar dimulai. 
 
Pemberian nama pada gambar harus sesuai dengan tema tulisan, karena disadari atau tidak itu adalah keyword yang akan dicatat mesin pencari. Jangan sampai nama gambarnya buaya afrika.jpg tapi tulisannya tentang Kanjeng Dimas. Hehehe, kan jadinya ga nyambung. 
 
Tuliskan nama pada gambar yang sesuai dengan tema atau judul tulisan. Jika tulisannya bertema Penomena Kanjeng Dimas, maka penamaan yang baik untuk gambar adalah kanjeng dimas tertawa. jpg, kanjeng dimas tertangkap.jpg.  Itu contoh jika gambar yang ada menggambarkan sosok Kanjeng Dimas sedang tertawa dan ketika ditangkap. 
 
Optimasi gambar di blog untuk meningkatkan SEO
Penamaan gambar hendaknya dimulai dari file gambar asli sebelum diupload. Kemudian beri nama yang sama di alt dan title teks ketika upload di blog. Lakukan hal serupa jika gambar yang kita punya hasil download dari web lain, meski itu domain publik. Sebab gambar hasil download-an memiliki nama yang berbeda dan jauh dari tema yang kita tulis.
 
Biasanya, kalau kita tidak punya gambar pendukung untuk postingan maka akan searching di Google, setelah nemu terus didownload, terus diupload lagi ke blog. Nah, saya tegaskan itu adalah kebiasaan yang salah. Gantilah nama gambarnya terlebih dahulu dengan penamaan sesuai tema. Bagusnya sih, semua gambar dalam postingan itu hasil jepretan kita. Itu idealnya ya.
 
Maksimalkan Title dan Alt Text
Attribut title dan alt text pada image properties berfungsi untuk memberi informasi pada Google bahwa gambar ini mempunyai deskripsi atau keterangan yang memiliki keterkaitan dengan postingan. Tema postingan ini bisa dicari berdasarkan query yang di ketikan pada pencarian gambar.
 
Alt text sendiri singkatan dari Alternate text yang fungsinya sebagai keterangan gambar saat gambar dirayapi mesin pencari. Pada kasus-kasus tertentu, biasanya karena jaringan yang super duper lelet, browser yang digunakan tidak mendukung gambar atau tidak mampu menampilkan gambar, maka yang akan terlihat hanya teks penjelasan dari gambar tersebut. Nah, itulah alt text tersebut
 
Optimasi gambar di blog untuk meningkatkan SEO
Untuk menghindari hal ini di blog kita, penting kiranya untuk menambahkan alt teks dengan nama gambar yang merupakan keterangan sekaligus keywords. 
 
Selain alt text, kita juga harus memanfaatkan title text  gambar. Tujuannya sama dengan alt text, cuman title text dengan menggunakan kata yang lebih pendek.
 
Perhatikan Skala Gambar
Skala gambar juga patut kita perhitungkan, karena ini menyangkut beban loading hingga berpengaruh terhadap kecepatan blog kita. Untuk postingan yang memerlukan tampilan gambar besar seperti infograpis, info produk, dan lain-lain tidaklah mengapa asal pixel-nya saja mungkin yang disesuaikan. 
 
Tapi jika penambahan gambar “ hanya” sebatas pelengkap informasi postingan saya pikir skala midle juga sudah cukup. Sebab kalau dalam postingan kita selalu menambahkan gambar dengan skala full, meskipun secara pixel dan resolusi sudah diubah tetap saja bisa memperlambat kecepatan blog. 
 
Seperti yang kita semua tahu, kecepatan adalah faktor penting untuk Google. Terutama pada pengguna ponsel, untuk itu pastikan untuk skala gambar sesuaikan dengan kebutuhan. 
 
Ukuran dan Format Gambar
Ada kalanya kita begitu abai dengan ukuran gambar ketika upload pada postingan. Padahal ukuran gambar tersebut sangatlah besar. Apalagi ukuran gambar atau poto dari kamera DSLR, biasanya diatas 4000 pixel apalagi yang high resolusi bisa mencapai 6000 pixel. 
 
Agar keberadaan gambar pada postingan tidak menjadi beban loading blog, maka mengubah ukuran sebelum upload adalah sebuah kewajiban. Ada banyak cara mengecilkan ukuran gambar, bisa manual di photoshop atau melalui aplikasi.
 
Untuk ukuran ideal penggunaan gambar dalam postingan adalah 700 x 360 pixel untuk template dengan 1 kolom. 600 x 400 pixel untuk template dengan 2 kolom, dan 300 x 250 pixel untuk template dengan 3 kolom.
 
Untuk format gambar saya sendiri biasa menggunakan tiga jenis, yaitu JPEG, GIF, dan PNG. JPEG cocok digunakan untuk blog tipe travel, masakan dan potographi, karena menyajikan kualitas gambar yang baik. Format GIF biasanya hanya digunakan untuk penggunaan logo atau ikon yang cukup ukuran kecil. Sedangkan PNG. 
 
Sedangkan PNG cocok untuk blog umum yang mengutamakan kecepatan loading, seperti blog tutorial. Kelebihan PNG adalah mampu diedit dan dikompress hingga ukuran paling kecil (70%).
 
Optimasi gambar dalam postingan hanya sebagian kecil teknik SEO blog. Masih banyak cara-cara lain yang bisa sobat blogger lakukan asal caranya benar dan tidak membahayakan blog Sobat sendiri.
 
Oke gaeess, sekian dulu ya. Capek ternyata. Jangan berpuas diri. Tetap belajar, tetap semangat berbagi manfaat.