sabyan gambus
Inspirasi

Sabyan Gambus, Suguhkan Musik Timur Tengah Dengan Tampilan Kekinian

Tuturahmad.com. Lagu-lagu Sabyan Gambus di Ramadhan ini seakan jadi lagu wajib umat muslim dalam mengisi hari-harinya. Bagaimana tidak, Sabyan Gambus, Grup musik yang mengusung lagu religi bertemakan shalawatan ini kini tengah viral di dunia maya. Padahal, Sabyan Gambus baru merilis satu single, tapi tercatat sudah ada ratusan juta viewers dalam channel YouTube milik Sabyan Gambus.

Saya pun demikian, jadi penggemarnya dengan tiba-tiba. Awal ‘perkenalan’ saya dengan Sabyan Gambus berula saat menonton sebuah talkshow di tivi swasta. Kebetulan bintang tamunya dalah Sabyan Gambus. Terus ketika perform, Sabyan menyanyikan lagu Ya Habibal Qolbi. Wuih, bagus banget! Itu respon saya saat itu.

Besoknya, saya searching di YouTube. Saya tonton deh, malah saya download kemudian. Saya putar terus tuh lagu. Yang membuat saya kagum dari mereka adalah mereka mau membawakan musik dengan genre religi yang ‘unik’; gambus.

Jika di Indonesia, musik bertema Timur Tengah dikenal dengan kasidah. Sabyan Gambus mencoba memberikan tampilan kekinian agar lebih dekat dengan pendengarnya.

Selama ini musik gambus identik dengan emak-emak, kuno dan ketinggalan zaman deh. Musik gambus terkalahkan oleh music-musik religi yang lebih modern seperti nasyid dengan berbagai corak dan ragamnya. Namun kemudian, Sabyan membawa kembali Gambus ke permukaan dengan wajah baru; kekinian, modern, anak muda banget, dan tentunya arransmen yang berbeda. Hasilnya, Sabyan Gambus sukses mencuri perhatian jutaan penggemarnya.

sabyan gambus
Sabyan Gambus saat perform (tribunnews.com)

Tiap Ramadhan saya memiliki ‘lagu wajib’. Di tahun 2015 lagu wajib putarnya adalah Ramadhan Yang Indah dari Seventeen, di tahun 2016 dan 2017 saya suka lagunya Maher Zain berjudul Ramadhan. Kini, di ramadhan tahun 2018, muncul Sabyan Gambus. Meski lagu-lagunya bertemakan solawat namun nuansa religinya pas banget dengan Ramadhan.

Lagu-lagu Sabyan Gambus kini banyak diputar di mana-mana. Jika kita jalan-jalan ke pasar, mall, atau kemanapun untuk ngabuburit maka akan terdengar lagu-lagu Sabyan Gambus diputar. Di lapak tukang VCD, lagu Sabyan Gambus seakan jadi top list tiap hari.

Hingga kini lagu Deen Assalam, Ya Maulana, Ya Jamalu, Rohman Ya Rohman, Ya Habibal Qolbi, dan Ya Asyiqol telah banyak didownload dan diputar jutaan orang. Luar biasa!

Tidak hanya itu, beberapa video cover lagu oleh Sabyan juga mendapat viewers melimpah, di atas angka 10 juta penonton. Sebut saja video cover lagu Deen Assalam yang telah ditonton lebih dari 26 juta kali sejak diunggah seminggu yang lalu. Atau video lagu Ya Asyiqol dan Rohman Ya Rohman yang telah ditonton lebih dari 40 juta kali.

Adapun video terbaru Sabyan di Youtube berjudul Ya Maulana. Video lagu itu sudah ditonton lebih dari 10 juta kali dalam waktu lima hari.

Sabyan Gambus dalam klip Deen Assalam (tribunnews.com)

Lantas, siapa sih Sabyan Gambus itu? Terdiri dari lima orang personel, grup musik asal Jakarta ini mulai terbentuk tahun 2015. Sabyan Gambus digawangi oleh Khaerunnisa atau Nissa, Ayus sebagai keybordist, Wawan, kamal (gendang), Tebe (biola), dan Anisa Rahman sebagai vokalis 2.

Kini, dengan hadirnya Sabyan Gambus yang seolah oase diblantika music Indonesia yang banyak didominasi music-musik ala barat dan K-Pop. Semenjak adanya Sabyan Gambus banyak remaja yang kini suka dengan bahasa Arab. Mereka mulai menyanyikan lagu-lagu Timur Tengah. Pokonya positif deh.

Satu hal yang unik dari Sabyan Gambus adalah Nissa, si vokalis yang imut-imut itu. Nissa ternyata lulusa SMK jurusan ototronik (otomotif dan elektronik). Ya, dia baru saja lulus SMK dan kini ingin fokus bersama Sabyan Gambus. Ga nyangka kan?

Nissa sendiri baru tergabung di tahun kedua dengan Sabyan Gambus. Nissa bertemu dengan grup Sabyan di panggung acara pernikahan setelah perform. Dari obrolan dan ajakan itulah akhirnya Nissa mau bergabung.

“Kita awalnya bertemu dari acara wedding. ketemu-ketemu di panggung aja awalnya lalu coba untuk gabung aja. Saat itu padahal belum tahu nama grupnya apa. Hingga akhirnya sepakat menggunakan nama Sabyan aja kalo gitu,” kata Nissa dilansir dari Brilio.net.

Nissa Sabyan
Khaerunissa atau Nissa Sabyan (tribunnews.com)

Ketertarikan Nissa dengan musik Timur Tengah membuatnya mantap untuk bergabung dengan Sabyan. “Dari dulu emang suka aja dari dulu. Pertamanya suka gambus. Seru dan enak aja hingga akhirnya bisa masuk ke gambus,” pungkas Nissa.

Yup, gitu deh. Ayo, siapa yang suka Sabyan Gambus? Lagu-lagu mereka layak putar di rumah lho. Lagunya mudah diingat meskipun berbahasa Arab. Saatnya kita memberikan music positif untuk keluarga kita. Sabyan Gambus salah satunya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *