2

Sehat dan Bahagia Dengan Berlari

sehat dengan berlari - http://tuturahmad.blogspot.co.id/
Sehat dan Bahagia Dengan Berlari

Usia menjelang 40 itu harus mulai melek kesehatan; mulai menata hidup sehat, memilah mana yang boleh dan tidak boleh dimakan, cari informasi olahraga yang cocok sesuai usia, tanggap terhadap apa yang dirasa aneh oleh tubuh. Misalnya, sudah beberapa hari ini saya merasa pegal di pundak, juga pusing-pusing. Awalnya abai saja, paling juga masuk angin, biasanya juga begitu, pikir saya.

Tapi kemudian, dari apa yang saya baca, ini adalah salah satu ciri penyakit kolesterol yang tinggi dalam darah. Penyakit Kolesterol adalah ketika terjadinya penumpukan kolesterol dalam darah, sehingga aliran darah terhambat, karena mengalami penyempitan. Jika dibiarkan akan menyebabkan penyakit stroke dan serangan jantung.

Pegal pundak dan pusing yang saya alami itupun kemungkinan besar dikarenakan terjadinya penumpukan plak kolesterol dalam darah, sehingga aliran darah yang membawa oksigen ke otak jadi terhambat, itu yang menyebabkan pusing-pusing.

Salah satu pencegahan yang bisa dilakukan selain mengubah gaya hidup adalah rutin berolahraga. Jujur saja, akhir-akhir ini saya memang jarang berolahraga. Terakhir olahraga yang sering saya lakukan adalah badminton. Tapi karena grup badmintonnya vakum, otomatis sayapun berhenti berolahraga.


LARI PAGI DAN SORE
Berhubung badminton sedang vakum, olahraga yang bisa dan mungkin saya lakukan dengan segera adalah berlari atau jogging. Maka, jadilah saya ber-jogging ria, lari-lari kecil pagi dan sore. Kebiasaan ini mulai saya lakukan dua minggu belakangan. Tiap sabtu pagi – sore, dan minggu sore.

bantara tempat lari - http://tuturahmad.blogspot.co.id/
Bantaran sungai tempat berlari pagi dan sore

Lokasi yang biasa saya gunakan buat lari adalah bantaran sungai di daerah Arcamanik, kebetulan lokasinya dekat dari rumah. Bantaran sungai itu berupa jalan yang bisa dilalui mobil. Kalau minggu pagi kedua bantaran itu berubah jadi pasar kaget. Penjual sayuran, pakaian, makanan, peralatan rumah tangga, dll, memenuhi kedua sisi sungai tersebut. Makanya kalau minggu pagi saya tidak lari di bantaran ini, cukup jalan kaki saja bareng anak dan istri sambil beli lauk dan sayuran.

bantara tempat lari - http://tuturahmad.blogspot.co.id/
Bantaran sungai hari biasa dan hari minggu

Ketika pertama kali berlari pagi nafas langsung terasa sesak, apalagi tidak melakukan pemanasan. Mata langsung berkunang-kunang, keringat dingin keluar. Baru sepuluh menit lari, selebihnya saya habiskan dengan jalan kaki *namanya juga permulaan*.

Bantaran sungai Arcamanik tempat saya lari memiliki panjang kurang lebih dua kilometer untuk satu sisi. Dimulai dari gang tempat saya masuk hingga di ujung dekat SDN Bina Harapan, di situ ada jembatan yang biasa dipakai kendaraan memutar. Di situ pula saya biasanya memutar menyebrang ke bantaran sungai satunya lagi, melanjutkan lari, dan pulang. Jadi jarak tempuh tiap saya lari (campur jalan kaki) adalah sekitar empat kilometer. Lumayan.

MANFAAT OLAHRAGA LARI
Meski sesudahnya betis terasa pegal-pegal, tapi tidak lantas membuat saya kapok, malah makin semangat. Kalau sabtu paginya lari maka sorenya saya lari lagi. Nyeri otot pundak sudah mulai hilang, dan pikiran terasa fresh.

Bukan cuman itu, manfaat lain olahraga lari bagi kesehatan adalah bisa mengontrol berat badan, jantung sehat, meningkatnya memori otak, kulit jadi lebih sehat, mencegah kanker, dan … murah. Hehehe.

Nah, bagi yang ingin sehat dengan biaya murah cobalah merutinkan diri dengan berlari atau jogging. Imbangi dengan pola makan yang sehat yang mampu melancarkan proses metabolisme dalam tubuh. 

So, Lari yuk!

Ahmad Andriana

2 Comments

Tinggalkan Balasan