6

6 Alasan Masuk Akal Kenapa Blog Saya Memakai Dotcom

blog dotcom-png

Tuturahmad.com – Saya mulai serius ngeblog tahun 2015, waktu itu blog saya masih menggunakan Platform gratisan, yaitu blogspot.com. Tujuan saya ngeblog awalnya hanya mengasah kemampuan menulis saja. Saya biasa menulis apa saja, dari film, buku, opini politik, keagamaan, dan lain sebagainya.

Seiring bertambahnya tulisan, ditambah pergaulan di dunia maya yang semakin luas, banyak teman sesama blogger menyarankan saya meng-upgrade blog saya ke TLD (Top Level Domain), semisal Dotcom atau Dotnet.

“Tulisan antum bagus-bagus, sayang kalau masih di blog gratisan.”

Itu salah satu pernyataan seorang teman mengomentari blog saya. Tapi saya bergeming, memilih untuk tetap setia dengan platform gratisan.

“Kalau ada yang gratis, ngapain juga mesti repot ganti ke yang berbayar”, pikir saya waktu itu. Masuk akal kan?

Pandangan saya kemudian mulai goyah saat ada teman yang menawarkan job review kepada saya, tapi batal karena persyaratannya adalah blognya harus dotcom. Ffffuuhhh…. Kejadian itu terjadi berulang-ulang dari teman yang berbeda, yang mencari para blogger untuk diserahi job review atau placement post. Belum lagi teman-teman saya memiliki blog yang semuanya sudah berplatform Dotcom.

Apa itu Top Level Domain (TLD)?

Akhirnya saya coba pelajari apa itu Top Level Domain  (TLD) dan seberapa penting sih itu buat blog atau situs kita.

Top Level Domain (TLD) adalah kata yang ada di belakang domain yang kita pilih, letaknya berada dibelakang sebuah domain. Domain sendiri artinya sebuah nama unik sebagai identitas dari server yang digunakan sebagai ganti dari deretan angka IP address. Begitulah kira-kira.

Contoh dari kata TLD adalah .com, . net, .org, .edu, dan lain-lain. Lihat saja nama blog ini, tuturahmad.com, nah kata .com itulah TLD-nya.

infographik dotcom untuk blog

(Statistik Global Pengguna dotcom [sumber])

Dari info graphis di atas kita bisa lihat bagaimana pengguna dotcom begitu mendominasi sebanyak 126.938.963 pengguna (79,13%), diikuti dotnet sebanyak 15.368.582 (9,58%). Ini membuktikan kalau domain dotcom banyak digunakan di seluruh dunia.

Kata-kata singkat TLD itu memiliki arti tersendiri sebagai identitas dari situs tersebut. Di bawah ini beberapa contoh TLD dan peruntukannya berdasarkan popularitas penggunaan.

infographik dotcom untuk blog

Dotcom Ternyata Sangat Penting

Akhirnya, pertengahan tahun 2016 ini saya memutuskan untuk meng-upgrade blog saya jadi dotom, dari yang gratisan ke yang berbayar.

Dari yang asalnya www.tuturahmad.blogspot.com menjadi www.tuturahmad.com. Horeee..prok..prok..prok!

Saya melihat ada 6 alasan yang masuk akal kenapa saya mesti mengubah blog dari yang gratisan ke Top Level Domain (TLD) dotcom.

1. Lebih Profesional

Dengan berubahnya blog atau situs kita dari gratisan ke TLD dotcom maka kesan yang didapat adalah lebih professional. Tanpa mengecilkan teman-teman blogger yang masih setia dengan yang gratisan, blog yang menggunakan TLD tampak lebih serius dan lebih terurus. Halah.

Tapi bener deh. Dari kesan profesional itu akan tumbuh rasa percaya dari pembaca terhadap konten yang kita sajikan. Sekarang gini deh, kalau Anda melihat berita di wall Facebook yang datang dari sebuah situs atau blog, Anda lebih percaya mana; berita dari blog gratisan atau berita dari blog yang TLD?

Sebuah blog atau situs yang TLD dotcom secara tidak sadar menumbuhkan kepercayaan pengunjung akan validitas konten yang disajikan dibanding blog atau situs berplatform gratisan.

2. Lebih Percaya Diri

Ini mungkin alasan klise. Ketika kita tergabung dalam sebuah komunitas kadang apa yang kita punya jadi bahan penilaian dari orang lain. Pun begitu dalam dunia blogger, akan lebih membuat percaya diri kalau kita memperkenalkan blog kita dengan embel-embel TLD. Misalkan dotcom atau dotnet.

Saya merasa lebih percaya diri memperkenalkan blog saya ketika sudah TLD dotcom ketimbang masih berplatform gratisan.

3. Lebih Mudah Diingat

Bergantinya domain dari yang gratisan ke yang berbayar membuat nama blog jadi lebih pendek dan mudah diingat. Contoh blog ini, asalnya tuturahmad.blogspot.com, setelah di-upgrade ke dotcom jadi tuturahmad.com.

Hal ini memungkinkan orang lain mudah untuk mengingat blog kita. Ketika nama blog kita mudah diingat orang maka peluang untuk dikunjungi akan terbuka lebar.

4. Lebih SEO Friendly

Saya bukan pakar SEO, jadi untuk hal ini saya tidak bisa berpanjang lebar menerangkannya. Tapi memang ketika kita beralih dari blog gratisan ke yang berbayar atau dotcom maka keterkenalan blog kita di mesin pencari relative meningkat.

Kenapa?

Ketika kita masih berplatform gratisan semisal blogspot.com atau wordpress.com maka kita sedang menggunakan subdomain yang disediakan, tapi kalau sudah dotcom maka kita sudah menggunakan domain sendiri, milik sendiri.

Blog dengan domain sendiri akan sangat SEO friendly dan meningkatkan trafik, karena konten kita di mata SERP akan lebih baik dari sebelumnya.

5. Tuntutan Pekerjaan

Alasan lain kenapa saya beralih ke dotcom adalah karena tuntutan pekerjaan. Ada beberapa rekanan kerja, sebut saja pemberi order, yang mengharuskan blog saya dotcom. Yo wes, saya up grade deh blog saya jadi dotcom.

Untuk teman-teman yang masih ragu untuk pindah ke dotcom, saya hanya mau bilang; kalian tidak akan rugi! Memang awalnya berbayar, tapi tidak besar, bayar setahun sekali, dan itu akan tergantikan dengan order-order yang bisa kamu dapatkan. Ordernya apa saja? Bisa dari job review produk, acara, atau placement post, dll.

Untuk bisa tembus Google Adsense pun akan lebih berpeluang ketika blog anda sudah dotcom. So, masihkan ragu untuk beralih ke dotcom?

6. Tuntutan Bisnis

Selain mencoba serius sebagai seorang blogger, saya juga mencoba menekuni bisnis online. Adapun bisnis yang saya bidik adalah jualan produk online.

Saya sadar, di era digital seperti sekarang ini yang namanya jualan ga mesti keliling kampung ke sana kemari menjajakan dagangan. Sesuai namanya jualan online, maka saya cukup memasarkannya via internet.

Jual beli tanpa tatap muka antara penjual dan pembeli membutuhkan kepercayaan tingkat tinggi. Para pembeli di media online sekarang makin pintar dan kritis. Kepercayaan merupakan modal terbesar sekaligus kunci kesuksesan dalam pasar digital sekarang ini.

Lihatlah info graphis di bawah ini.

infographik blog dotcom

Menurut  survey Verisign thn 2013, 91 % konsumen mencari barang dan jasa secara online. Sebagaimana yang kita ketahui sekarang hampir semua warga Indonesia sudah melek internet. Hal ini tak lepas dari mudahnya akses internet via hape atau android.Orang-orang sekarang bisa mencari barang kebutuhan lewat internet.

Penelitian BCG tahun 2012 menyatakan bisnis yang berinteraksi dengan konsumen tumbuh 40% lebih cepat. Ini bisa dimaklumi, logika sederhananya kalau kita belanja ke sebuah warung dimana pemiliknya ramah, enak diajak ngobrol, bisa diajak nego harga, tentunya kita akan dibuat betah dan malah jadi langganan.

56% konsumen tidak percaya pada bisnis yang tidak memiliki situs web. Konsumen akan mencari informasi di internet sebelum datang secara langsung ke tokonya.

Memiliki web, situs atau blog dengan domain sendiri sangat perlu untuk kita yang mencoba terjun di dunia bisnis online.

Bangunlah eksistensi online untuk bisnis kita, meskipun jualan kita offline.

Saatnya Beralih Ke Dotcom dan Berdayakan Blogmu  

Melihat betapa pentingnya dotcom dalam dunia blogging dan bisnis maka saya sarankan buat teman-teman yang masih betah gratisan, ayolah kita beralih ke dotcom atau dotnet.

Gimana caranya?

Carilah penyedia layanan domain dan hosting yang tepercaya. Salah satunya yang saya rekomendasikan adalah DotComForMe. DotComForMe adalah sebuah kampanye .com yang dikelola TRAM Digital (PT. Talenta Raya Mediatama) sejak Januari 2015.

Melalui kampanye #DotComForBlogging, DotComForMe mengajak para netizen untuk menyadari pentingnya kepemilikan domain .com diera digital, baik untuk kepentingan pribadi, personal branding, maupun untuk kepentigan bisnis, seperti bisnis online.

Untuk mendukung kampanye ini, DotComForme menyediakan layanan pembelian domain di situs DotComForMe untuk mempermudah netizen memperolah domain yang diinginkan. DotComForMe menawarkan harga terbaik dengan sistem pembayaran yang mudah.

Bagi kamu yang mau beli domain di DotComForMe, caranya cukup mudah. Silahkan perhatikan 8 langkah daftar domain kamu di DotComForMe.

cara daftar domain blog

Nah, gimana sobat. Setelah membaca semua penuturan saya tentang betapa pentingnya kita memiliki domain sendiri, apakah masih bergeming dan setia dengan yang gratisan?

Menurut hemat saya, mending cepat beralih ke TLD, pilih dotcom atau dotnet, karena dua itulah yang popular digunakan. Saya jamin kalian ga akan rugi. Sumpah!

Saatnya berdayakan blogmu dengan #DotComForBlogging.

Tanda Tangan Ahmad

banner-01 dotcom png

10

Bursa Sajadah Berbagi; Event Berbagi Kebahagiaan Dengan Sesama

bursa sajadah berbagi

bursa sajadah

tuturahmad.com – Mau berbagi kebahagiaan bersama orang lain atas apa yang kita peroleh, dan mau membantu kepada yang kurang mampu merupakan bentuk tanggung jawab social  kepada lingkungan, juga sebagai perwujudan rasa syukur seorang hamba kepada Allah Swt atas apa yang telah dicapai. Hal inilah yang mendasari Bursa Sajadah melakukan bakti sosial sekaligus memperingati hari ulang tahun pemilik Bursa Sajadah yaitu Bapak H. Syahir Karim Vasadani yang ke 76. Acara ini berlangsung hari Jumat tanggal 18 November 2016.

 
Kegiatan bakti sosial kali ini dilakukan serentak di 8 cabang yang tersebar di 7 kota yaitu Jakarta, Bandung, Bekasi, Bogor, Surabaya, Malang, dan Solo. Untuk daerah Bandung, bakti sosial ini dilakukan di 2 tempat,yaitu  di Panti Asuhan Anak Al-Hilal yang ada di Jalan Peta No.156/95 Bandung dan di Panti Sosial Asuhan Anak Muhammadiyah Sumur Bandung, Jalan Veteran No. 118 Bandung.
 hujan

Dari dua tempat diselenggarakannya acara, kebetulan saya kebagian (tepatnya memilih) di Panti Sosial Asuhan Anak Muhammadiyah Sumur Bandung, Jalan Veteran No. 118. Ada 4 blogger Bandung yang”bertugas” di sana, Ummi bindya, Teh Rinrin, teh Uwien dan saya. Saya paling ngganteng, karena blogger laki-laki satu satunya. Hehehe…

 event bursa sajadah
Para blogger yang hadir; Teh Rinrin, Ummi Bindya, dan Teh Uwien Budi (Photo: Rinrin)
Saya berangkat dari kantor di bilangan Babakan sari, Kiaracondong. Perkiraan jarak dari kantor ke tempat acara jika ditempuh naik motor sekitar 20 menitan. Setelah solat Jumat, tepatnya jam 13.20 saya pun berangkat diiringi awan yang kian menghitam. Melihat ini saya cuma bisa bergumam, “Ah, cuman mendung, ga akan hujan kok. Insya Allah”.
 
Tapi baru juga keluar dari daerah babakan sari, tepatnya di Jalan Jakarta, hujan kian deras. Saya coba kebut motor saya supaya cepat sampai di tempat acara. Di daerah Kosambi saya sempat berhenti dan berteduh cukup lama, celana dan jaket basah kuyup. Tapi ternyata yang kehujanan bukan cuman saya, yang lain juga kehujanan dan terlambat karena jalanan macet. Tapi semua dilalui demi meriahnya acara dan demi kebersamaan dengan penghuni panti.
 penyerahan bursa sajadah
Panti Sosial Asuhan Anak Muhammadiyah Sumur Bandung, letaknya di gang dan kalau kita tidak jeli pasti kelewat deh. Jarak dari jalan raya ke lokasi sekitar 30 meter, satu-satunya penanda adalah plang berwarna biru bertuliskan Panti Sosial Asuhan Anak Muhammadiyah Sumur Bandung, di sampingnya berderet toko sepeda.

event bursa sajadah
Papan nama Panti Asuhan Anak Muhammadiyah (Photo: Uwienbudi)
Setiba di panti para blogger diterima dengan sangat ramah oleh Pak Naim selaku ketua panti sekaligus pengurus. Mestinya acara ini meriah dengan anak-anak, begitu seharusnya, tapi ternyata anak-anak panti sedang ada acara lain, jadilah acara ini hanya diisi oleh para blogger, perwakilan Bursa Sajadah dan pengurus dari Panti Asuhan. Meski demikian, acara ini tetap terasa hangat dalam kebersamaan dan keikhlasan berbagi, sesuai tujuan awal dari diadakannya even ini.
 
Selanjutnya Bursa Sajadah yang diwakili oleh Pak Deni menyerahkan santunan berupa dana pembinaan, produk, dan merchandise kepada Pak Naim selaku pengurus dan perwakilan dari Panti Sosial Asuhan Anak Muhammadiyah. Dalam sambutannya Pak Deni berharap semoga program Bursa Sajadah Berbagi ini bisa terus berlanjut dan memberikan dampak positif sekaligus terjalinnya silaturahmi, dan terciptanya kebersamaan dengan masyarakat sekitar.

serah terima santunan bursa sajadah
Serah terima santunan dari Bursa Sajadah (Photo: Rinrin)
Atas nama panti, Pak Naim mengucapkan bayak terima kasih kepada Bursa Sajadah yang telah berkunjung dan memberikan santunan serta kepedulian kepada anak-anak panti. Tak lupa Pak Naim juga mendoakan semoga Bursa Sajadah bisa terus berkembang dan menebar kebaikan kepada sesama. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama.
 
event
 Bursa Sajadah merupakan toko pusat perlengkapan muslim dan oleh-oleh haji/umrah. Beroperasi sejak tahun 1998 , dan Alhamdulillah terus tumbuh dan berkembang.  Hingga saat ini memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di 7 kota yaitu  Bandung (2 cabang), Bekasi, Bogor, Jakarta, Malang, Solo dan Surabaya.
 
“Kami baru memiliki 8 cabang. Insya Allah ke depannya, kami juga akan membuka di sejumlah kota lain. Analisis pasar dan kebutuhan konsumen menjadi pertimbangan kami untuk berinovasi,” ujar Ibu Heera, generasi kedua yang selama 7 tahun ini aktif melakukan inovasi dalam pengembangan usaha.
 
Untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan kemudahan berbelanja, Bursa Sajadah juga telah membuka layanan belanja online (www.bursasajadah.com) dan fasilitas mobile store. Saat ini lebih dari 7000 produk bisa diperoleh di Bursa Sajadah. Bahkan, tidak jarang, Bursa Sajadah kerap memberikan diskon spesial dan bonus untuk pelanggan yang setia. Keanggotaan (membership) juga diberikan Bursa Sajadah untuk membangun kemitraan dan hubungan yang sinergis dengan para pelangganya yang tersebar di berbagai kota.

bursa sajadah
Tersedia juga bermacam-macam oleh-oleh Khas Timur Tengah (Photo: Bursa Sajadah)
koleksi-1
Koleksi berbagai jenis sajadah  (Photo: Bursa Sajadah)
Hubungan yang baik dan sinergis tidak hanya dibangun terhadap pelanggan saja, Bursa Sajadah juga secara intens membangun hubungan dengan masyarakat sekitar. Sebagai bagian dari masyarakat, SKV Group selalu berusaha untuk ikut memberikan kontribusi dan berpartisipasi aktif dalam menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi di masyarakat. Hal ini sesuai harapan pemilik yang menginginkan SKV Group terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat dengan menciptakan hubungan yang harmonis dengan lingkungan sekitarnya.
 
Harapan itu terwujud dalam program berupa even atau bakti social, salah satunya adalah kegiatan bertema Bursa Sajadah Berbagi ini.
 
Bagi Bursa Sajadah kegiatan bakti sosial ini bukan kali pertama digelar, pada Ramadhan lalu SKV juga telah memberikan bantuan kepada anak yatim dan hafiz. Kegiatan ini selanjutnya akan terus dikembangkan dan menjadi program rutin SKV Berbagi. Semoga.
 
 
Tanda2BTangan2BAhmad2Bmiring-1